Negeri ini akan memasuki usia ke-66 di tahun 2011. Ada harapan yang digantungkan oleh lebih 230 juta penduduk negeri ini ketika matahari pertama menyapa Indonesia, negeri yang elok lagi subur tanahnya, gunung-gunungnya menjulang, pantai dan laut terbentang luas seolah menegaskan bahwa inilah salah satu negeri terbaik yang diciptakan oleh Tuhan di muka bumi ini.
Tahun baru tidak saja dipahami sebagai pergantian kalender, namun ada harapan, keceriaan serta kekhawatiran di benak setiap insan manusia . Begitu juga dengan negeri ini, begitu banyak pekerjaan rumah yang belum selesai serta tantangan yang bakal dihadapi di tahun 2011. Permasalahan Lapindo akan tetap menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa ini. Petaka yang telah berlangsung sejak empat tahun silam telah menyebabkan 12 desa lenyap, sedangkan 9 desa masuk dalam zona bahaya. Sebanyak 50 ribu jiwa mengungsi. Sementara kerugian akibat luapan lumpur Lapindo mencapai Rp45 triliun per tahunnya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sela kuliah umum di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada tanggal 12 Desember 2010 menyatakan tetap berkomitmen menyelesaikan kasus lumpur lapindo.Harapannya di tahun 2011, akan ada langkah konkret dari pemerintah dalam menyelesaikan kasus ini, tidak sekedar angin segar yang dihembuskan karena kita-rakyat Indonesia- telah bosan mendengar janji-janji semu.
Persoalan Bank Century yang menyeret mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono serta mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Skandal yang diduga merugikan uang negara sebesar 6,7 triliun seolah lenyap, meredup seiring berjalannya waktu. KPK pun menjadi asa berikutnya dalam penyelesaian kasus ini, independensi KPK kembali diuji dalam mengusut kasus Bank Cenutry Biarkan bangsa ini mengetahui apa yang sebenarnya terjadi agar nantinya tidak ada sejarah yang diputarbalikkan oleh kepentingan segelintir orang.
Dari segi penegakan hukum, banyak pekerjaan rumah yang menanti untuk segera diselesaikan terutama berkaitan dengan mafia pajak dengan aktor utamanya Gayus. Gayus telah membuat ceritanya sendiri di tahun 2010 hingga terakhir berhasil keluar tahanan untuk menonton pertandingan tenis di Bali. Sungguh ironis memang, hal ini menjadi tamparan bagi penegakan hukum di Indonesia serta tamparan yang memalukan bagi institusi Porli. Masa depan penegakan hukum Indonesia akan terancam jika permasalahan Gayus tidak segera diselesaikan. Biarkan masyarakat melihat kembali keadilan di tengah krisis kepercayaan terhadap institusi penegakan hukum Indonesia. Biarkan asa itu dirajut oleh rakyat Indonesia untuk kembali melihat keadilan yang tidak hanya dinikmati oleh sebagian orang di negeri ini.
Penangganan bencana,pemberantasan korupsi, kemiskinan, penegakan moral bangsa, pemerataan pendidikan hingga permasalahan persepakbolaan Indonesia adalah bagian kecil dari permasalahan bangsa yang akan menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa ini di tahun 2011. Masih banyak permasalahan lainnya yang akan menjadi tantangan bagi bangsa ini untuk segera diselesaikan. Setiap tahun baru punya ceritanya sendiri. Ada sesuatu yang direfleksikan untuk mengukur kemajuan suatu bangsa. Optimisme itu masih tetap ada mengingat kita adalah bangsa yang besar dengan segala kelebihannya. Misalnya saja apa yang dipublikasikan oleh majalah yang sangat terkenal di Inggris The Economist edisi desember, ” The World in 2011” atau “ Dunia Tahun 2011 “ menunjukkan optimisme yang sangat tinggi terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2011. Sesuatu yang patut disyukuri.
Mengingat kembali kata-kata bijak dari Mario Teguh, “Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan”, jadilah bangsa yang terus belajar seiring berjalannya waktu hingga nantinya kita akan menjadi pemilik masa depan,masa depan yang akan dikenang sebagai buah hasil kerja keras kita hari ini.
Filed under: Uncategorized Tagged: | 2011, indonesia, opini





daftar pekerjaan rumah yang sulit diselesaikan
[...] This post was mentioned on Twitter by Aceh Blogger, Andri Mubarak. Andri Mubarak said: Pekerjaan Rumah Negeri Ini: http://wp.me/psdc6-2G [...]