DULU dan kini, tidak ada yang berubah dari Indonesia. Negeri ini tetap menjadi negara kepulauan terbesar di dunia. Dulu dan kini, Indonesia tetap diyakini sebagai salah satu negara maritim terluas di dunia.Potensi yang besar dan patut disyukuri.
Mungkin saat ini dan nanti, kita tidak terlalu menyadari bahwa negeri ini dianugerahi sumber daya hayati yang tidak ternilai harganya dari segi ekonomi dan ekologi. Sumber daya hayati tersebut adalah terumbu karang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Indonesia dikenal sebagai pusat distribusi terumbu karang untuk seluruh Indo- Pasifik. Indonesia memiliki areal terumbu karang seluas 60.000 km2 lebih. Sejauh ini telah tercatat kurang lebih 354 jenis karang yang termasuk ke dalam 75 marga.
Terumbu karang Indonesia menyumbang 21% kekayaan terumbu karang dunia.75% jenis karang di dunia dapat ditemui di Indonesia. Terumbu karang memiliki berbagai manfaat bagi bangsa ini karena 60% penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir.Terumbu karang pun menjadi sumber penghidupan utama. Terumbu karang merupakan sumber perikanan yang tinggi.Dari 132 jenis ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia, 32 jenis di antaranya hidup di terumbu karang, berbagai jenis ikan karang menjadi komoditi ekspor.
Terumbu karang yang sehat menghasilkan 3-10 ton ikan per kilometer persegi per tahun.Terumbu karang juga berfungsi sebagai pelindung pantai dari erosi dan abrasi. Keindahan terumbu karang sangat potensial untuk wisata bahari Indonesia. Masyarakat di sekitar terumbu karang dapat memanfaatkan hal ini dengan mendirikan pusat-pusat penyelaman,restoran,penginapan sehingga pendapatan mereka bertambah. Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah kita telah berbuat sesuatu untuk melestarikan terumbu karang yang kita miliki?
Terumbu karang adalah salah satu ekosistem yang paling terancam di dunia.Perkiraan terakhir menunjukkan bahwa 10% dari terumbu karang dunia telah mengalami degradasi. Proses sedimentasi, penangkapan dengan bahan peledak dan sianida, aliran drainase, pengumpulan dan pengerukan, pencemaran air, pengelolaan tempat rekreasi bahari yang tidak profesional, dan pemanasan global cukup dikhawatirkan akan menjadikan terumbu karang tinggal kenangan.
Diperlukan implementasi nyata untuk terus menjadikan terumbu karang ada dalam jiwa kita,di dalam jiwa bangsa maritim. Implementasi nyata pun harus segera dilaksanakan. Zonasi adalah salah satu solusi untuk menjaga kelestarian terumbu karang dengan memperbaiki ekosistem pesisir yang sudah rusak.Pemetaan daerah pesisir adalah langkah awal untuk merancang rencana strategis pemulihan serta menentukan skala prioritas pemulihan.
Pemetaan dapat berupa zona penangkapan ikan, zona konservasi, dan lainnya sesuai kebutuhan. Solusi lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan proses rehabilitasi aktif seperti meningkatkan populasi karang, mengurangi algae yang hidup bebas,serta meningkatkan ikan-ikan karang. Sudah saatnya kita menyadari akan terumbu karang yang mulai terancam. Kita sebagai bangsa yang besar hendaknya berusaha untuk terus melestarikan terumbu karang yang kita miliki. Hingga nanti kita pun tidak akan menyesal jikalau suatu saat terumbu karang kita tinggal kenangan.Mari selamatkan terumbu karang Indonesia.(*)
Andri Mubarak
Mahasiswa Teknik Industri
Universitas Indonesia
Dimuat di sindo, 14 Februari 2011
linknya : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/381919/
Filed under: Uncategorized





[...] This post was mentioned on Twitter by aldiantoo, Andri Mubarak. Andri Mubarak said: Suara Mahasiswa, Selamatkan Terumbu Karang Indonesia http://wp.me/psdc6-2P [...]